Minggu, 06 Januari 2013



Telah terjadinya bencana banjir di beberapa wilayah di Provinsi Banten, bersama ini kami sampaikan laporan perkembangan situasi sementara bencana banjir di beberapa wilayah tersebut, sebagai berikut :

·       Tanggal Kejadian   : 06 Januari 2013

·       Lokasi                      : Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang

·       Narasi Kejadian      : hujan deras sejak hari Sabtu, 5 Januari 2013 s.d Minggu, 6 Januari 2013 mengakibatkan meluapnya beberapa sungai di wilayah Kabupaten Lebak mengarah ke Kabupaten Serang (Ciujung) sehingga mengakibatkan terendamnya pemukiman, persawahan dan perkebunan

·       Penyebab                :
·       hujan deras yang terjadi sejak hari Sabtu, 5 Januari 2012 s.d hari Minggu, 6 Januari 2012;
·       naiknya permukaan air laut (rob)

·       Dampak                   :

Ø Kabupaten Lebak
-        Desa Kesik Kec. Banjarsari, Rumah terendam 268 KK, ketinggian air 1 meter (sumber informasi : Camat Banjarsari)
-        Desa Kaduhawuk Kec. Banjarsari, Rumah terendam 11 KK, ketinggian air 80-100 cm (sumber informasi : Camat Banjarsari)
-        Situasi siaga banjir sudah kondusif, posko tetap siaga di jembatan keong (sumber informasi : Bapak Kaprawi, BPBD Kab. Lebak)
-        Jembatan gantung di Ds. Gunung Anten Kec. Cimarga tergerus/terputus sungai Ciujung pada pukul 14.30 WIB (Sumber Informasi : Bapak Aan Wiguna, TAGANA Kab. Lebak)

Ø Kabupaten Pandeglang
-        Terendamnya Desa Pagelaran, Desa Bulangor dan Desa Sukadame Kec. Pagelaran dengan ketinggian 40 cm, akses jalan di Kp. Rakocek dari Pagelaran ke Patia terputus oleh air
(sumber informasi : Bapak Ade, TAGANA Kab. Pandeglang)
-        Terendamnya Desa Idaman, Desa Cimoyan, Desa Ciawi, Desa Suranen dan Desa Rahayu Kec. Patia dengan ketinggian 45 cm. (sumber informasi : Bapak Ade, TAGANA Kab. Pandeglang)
-        Terendamnya Desa Langensari Kec. Saketi dengan ketinggian 20 cm, menyebabkan 13 rumah tergenang air dan jembatan penyeberangan terbawa arus
(sumber informasi : Bu Lilis, BPBD Kab. Pandeglang)
-        Terendamnya Kp. Simpang Ds. Kubangkampil Kec. Sukaresmi dengan ketinggian selutut orang dewasa
(sumber informasi : Zaenal, TAGANA Kab. Pandeglang)
-        Terendamnya Ds. Kutamekar dan Ds. Bojen dengan ketinggian 50 s.d 150 cm, menyebabkan 26 KK di Desa Kutamekar, 100 KK di Desa Bojen dan Desa Pangkalan Sawah 10 Hektar.
(sumber informasi : Zaenal, TAGANA Kab. Pandeglang)

Ø Kabupaten Serang
-        Bendungan Pamarayan, Debit Air 1.334 M3/detik, ketinggian air 3,9 Meter, Status Awas, Pintu Air dibuka 6 (enam) pintu, ketinggian 4 Pintu air 2,6 Meter, Ketinggian 2 Pintu Air 2,8 Meter.
(Update data: 16.19 WIB)
(Sumber : Bapak Hermanto, Dinas S dan Pemukiman Provinsi Banten).
-        Air sudah masuk ke lapangan Balai Desa Undar-Andir
(Update data: 18.30 WIB)
(Sumber : Bapak Endang. S, Kasie Pengendali Sungai Ciujung-Cidanau Dinas SDA dan Pemukiman Provinsi Banten)

·       Upaya                      
Upaya yang telah dilakukan antara lain :
1.      Pengaktifan PUSDALOPS 24 Jam
2.      Pengerahan petugas BPBD Provinsi Banten, Dinsos Provinsi Banten, Tagana Provinsi Banten, BPBD Kab. Lebak, BPBD Kab. Pandeglang dan BPBD Kab. Serang. Kodim Lebak, Kodim Pandeglang dan Kodim Serang dan masyarakat yang bersangkutan;
3.      Mendirikan Posko di beberapa titik bencana;
4.      Pengiriman logistik dan peralatan di beberapa lokasi bencana.
Berdasarkan prakiraan, situasi ini akan berlanjut sampai beberapa pekan ke depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar